contact
Test Drive Blog
twitter
rss feed
blog entries
log in

Selasa, 24 Agustus 2010

 

(Issue)Ramalan Mama Lauren tentang Kecelakaan di Dufan
Kilas Balik :26 September 2007

Tempat hiburan dan wisata Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) kembali diterpa isu yang tidak mengenakan. Kini giliran Wahana Tornado yang diterpa isu kecelakaan dan menelan delapan korban jiwa. Meski diterpa isu kecelakaan, wahana Tornado tetap ramai dikunjungi masyarakat.

Isu pertama kali terjadi pada pertengahan bulan Ramadhan (Rabu, 26/9) lalu. pihak Dufan sempat kereporan dengan beredarnya isu via SMS (Short Message Service) yang menyatakan bahwa Mama Lauren salah satu peramal kondang menerawang bahwa dalam waktu dekat akan ada tragedi di Ancol dan Dufan. Dan isu ini dibantah keras Mama Lauren sendiri yang menganggap ada orang yang memakai namanya untuk tujuan tertentu.

Sedangkan kabar mengenai adanya kecelakaan di wahana Tornado, pertama kali disiarkan salah satu radio nasional yang berasal dari laporan pendengarnya. Dalam laporannya disebutkan, bahwa terjadi kecelakaan di wahana Tornado dan delapan orang menjadi korban.

"Kejadian ini bukan yang pertama, sebelumnya sudah pernah terjadi dan terbukti itu hanya isu," tegas Gatot Rumbono Humas Ancol kepada wartawan, Selasa (23/10) sore di Dufan.

Menurut Gatot, ada pihak-pihak yang berusaha menjatuhkan martabat Ancol di mata masyarakat sehingga kepercayaan masyarakat berkurang.

Untuk membuktikan bahwa isu tersebut tidak benar, Gatot bahkan mengajak sejumlah wartawan untuk mendatangi Wahana Tornado dan melihat langsung kondisinya. Tidak hanya itu, sebagian wartawan juga ada yang mencoba wahana Tornado yang menjadi wahana favorit pengunjung Dufan.

Sedangkan Agus Nuryadi, Manager Engginering Dufan mengatakan, keselamatan pengunjung merupakan hal utama yang diperhatikan pengelola Dufan. "Sebelum dioperasikan semua wahana melalui pemeriksaan rutin, jika ada masalah maka operasionalnya ditunda," katanya.

Tidak itu saja, untuk menjamin keselamatan pengunjung, Dufan menerapkan preventif maintenance dan peridodic maintenance. Dimana untuk preventif, sebelum operasional Dufan dibuka, seluruh wahana termasuk wahana Tornado diperiksa selama tiga jam mulai pukul 07.00 sampai 10.00. "Jika ada sedikit masalah saja, wahana tersebut tidak akan dioperasionalkan," jelasnya.

Sedangkan untuk periodic maintenance, pihak Dufan melakukan pengecekan berkala berupa safety belt, safety bar, dan sensor. "Untuk wahana Tornado, pengecekannya sangat ketat, mulai dari safety belt sampai sensornya sehingga keamanannya sangat terjamin," paparnya.

Untuk pengecekan berkala lainnya, wahana Tornado yang beroperasi sejak Juni 2007, dilakukan cek NDT (non destructive test). tes ini berupa pemeriksaan secara fisik mengenai kerusakan yang tidak terlihat secara visual.

Agus mencontohkan, misalnya pada bagian sambungan besi yang tertutup cat, pihaknya melakukan pengecekan dengan NDT dan hasilnya akan diperiksa secara independen dan setelahnya dilakukan analisis. "Jadi kerusakan sekecil apa pun akan diketahui secara dini sehingga menghindari resiko kecelakaan," tukasnya.
Last edited by georgeousgal; 26th October 2007 at 09:29 AM.

0

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

About Me

Foto Saya
sasqya
*gg jlas *sukany heboh sendirii *crewet *maniis [tpii bohonk] *slalu pgang prinsip
Lihat profil lengkapku

Links

Followers